Tampilkan postingan dengan label juta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juta. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Maret 2014
KL Gangster 2 Kutip RM3 Juta Dalam 4 Hari

PETALING JAYA – Filem KL Gangster 2 arahan Syamsul Yusof berjaya mengutip RM 3.1 juta dalam tempoh empat hari tayangan bermula 3 Oktober lalu termasuk tiga hari tayangan awal pada 27 hingga 29 September lalu.
Produsernya Datuk Yusof Haslam berkata, biarpun jumlah kutipan tersebut hanya mampu meraih separuh daripada sasaran awal, namun dia masih tetap bersyukur.
“Alhamdulillah setakat empat hari ini sudah mencapai RM3.1 juta namun jika diikutkan sasaran awal kita lebih daripada jumlah itu.
“KL Gangster dulu empat hari sahaja sudah mencapai RM 6 juta lebih, bagaimanapun saya bersyukur kerana dalam situasi filem bocor ini masih ada lagi yang datang ke pawagam untuk beri sokongan,” katanya ketika dihubungi mStar Online, di sini, Isnin.
Yusof berkata, beliau menyasarkan filem yang menelan belanja RM4.5 juta itu akan ‘balik modal’ iaitu sebanyak RM7.5 juta termasuk kos promosi.
Katanya, promosi yang cukup kuat dijalankan sepanjang tayangan ini juga menjadi strategi akhir pihaknya untuk menarik penonton ke pawagam.
“Kutipan itu mungkin sudah memadai bagi filem yang bajet rendah ditambah industri filem yang lembab sekarang tapi saya hanya pasrah dan bersyukur.
“Saya berharap pihak kerajaan dan pihak-pihak yang terlibat dengan isu cetak rompak ini ambil iktibar dan tindakan segera agar tiada pihak yang menanggung kerugian lagi,” katanya.
KL Gangster 2 telah mendapat hak tayangan lebih awal untuk tiga hari bermula 27 hingga 29 September lalu sebagai sokongan terhadap karya tersebut yang telah dicetak rompak dan telah mengutip sebanyak RM700,00O.
Rabu, 18 Desember 2013
Butuh Lebih Dari USD 110 Juta Untuk Menjadi Iron Man
Tony Stark atau seseorang yang menggunakan armor Iron Man tersebut hanyalah seorang jenius yang kaya, namun tanpa armor tersebut, dia hanya seorang manusia biasa tanpa kekuatan super.
Untuk menumpas kejahatan, Tony Stark menginvestasikan banyak dana untuk membuat satu baju zirah berteknologi tinggi.
Memang dalam film Iron Man atau The Avengers atau juga dalam komiknya tidak pernah disebutkan estimasi dana yang dikeluarkan oleh Stark dalam pembuatan Iron Man.
Oleh karenanya, Money Supermarket menganalisanya dan membuat satu infrografis estimasi dana yang dikeluarkan oleh Tony Stark untuk membuat baju perang tersebut.
Bagian atas
Untuk menumpas kejahatan, Tony Stark menginvestasikan banyak dana untuk membuat satu baju zirah berteknologi tinggi.
Memang dalam film Iron Man atau The Avengers atau juga dalam komiknya tidak pernah disebutkan estimasi dana yang dikeluarkan oleh Stark dalam pembuatan Iron Man.
Oleh karenanya, Money Supermarket menganalisanya dan membuat satu infrografis estimasi dana yang dikeluarkan oleh Tony Stark untuk membuat baju perang tersebut.
Bagian atas

Setidaknya, dibutuhkan dana sekitar USD 54,1 juta untuk membuat helm Iron Man yang dilengkapi dengan project hologram. Helm ini berfungsi untuk menyediakan informasi segala hal dengan tampilan hologram.
Bagian tengah

Di bagian belakang dan bahu terdapat kemudi guling (ailerons). Menurut Wikipedia, ailerons adalah bagian belakang sayap di mana aliran udara yang terpisahkan oleh tepi depan sayap menyatu kembali setelah melewati permukaan atas dan bawah sayap. Untuk menambahkan teknologi ailerons ini, dibutuhkan dana sebesar USD 2 juta.

Selain sebagai pelindung tubuh, bagian bahu Iron man juga berfungsi sebagai tempat penyimpan senjata. Dibutuhkan dana sebesar USD 400 ribu untuk menempatkan 2 senjata perang di dalam bahunya.

Dalam baju perang Iron Man terdapat satu lingkaran (berbentuk segitiga di The Avengers) yang terletak di tengah dada. Lingkaran ini berfungsi untuk menjaga Iron Man tetap hidup, karena di dalamnya terdapat arc reactor nuclear. Untuk melengkapi Iron Man dengan sumber tenaga nuklir ini, maka dibutuhkan dana sebesar USD 36 juta.

Di lengan Iron man juga terdapat persenjataan lain yaitu peluncur roket anti-tank seharga USD 1,5 juta. Iron Man mempunyai warna dominan merah dan kuning emas untuk tubuhnya. Kuning emas tersebut terbuat dari gold-titanium exoskeleton yang membutuhkan dana sebesar USD 10 juta untuk membuatnya.

Di telapak tangan baju zirah ini terdapat satu lingkaran yang berfungsi sebagai senjata peluncur plasma sekaligus sebagai roket yang dapat menerbangkan penggunanya dengan kecepatan seperti jet. Teknologi tersebut dibuat dengan dana sebesar USD 2 juta.
Bagian bawah
Di bagian betis terdapat flare deployment system seharga USD 500 ribu. Untuk sepatunya, Stark harus mengeluarkan dana sebesar USD 3,8 juta. Sepatu ini memiliki fungsi seperti yang berada di telapak tangannya.
Total yang harus dikeluarkan Stark untuk membuat baju zirah tersebut sebesar lebih dari USD 110 juta. Nominal tersebut belum ditambah dengan perangkat pendukung lain seperti komputer, rumah pintar, mobil dan tempat kerja yang juga membutuhkan dana tidak sedikit. Awesome.
sumber
Sabtu, 07 Desember 2013
Budidaya Jamur Tiram Perbulan Omzet Bersih 1 5 Juta
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh pendapatan uang dari hasil tanaman atau budidaya, jika mampu mengelolanya.Seperti yang dilakukan Suwarno (50), warga Jalan Pancasila, Gang Pancasila, Lubuk Pakam. Ia membudidayakan jamur tiram untuk meraup keuntungan. Saban hari ia rutin memperhatikan termometer yang dipasang di dalam ruang khusus pembuatan rumah budidaya jamur miliknya yang berada di belakang rumahnya.
Kegiatan pemeriksan alat ukur suhu itu, kerap dilakukanya saat kondisi cuaca cerah. Dengan memeriksa termometer, Suwarno yang mulai tertarik membudidayakan jenis Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) setahun silam itu, harus mengkontrol kondisi suhu di sana.
Dibutuhkan suhu mencapai 10-20 selsius. Kondisi itu tetap dipertahkannya. Bila suhu di atas ambang tersebut, Suwarno melakukan penyemprotan terhadap seluruh isi ruangan dengan mengunakan air.
Dengan mempertahkan kondisi suhu di sana, serta dapat mengatur kelembapan 85-90 persen serta cahaya mencukupi, tanaman jamur mulai tumbuh subur. Pertumbuhan jamur tiram mulai terbentuknya tubuh buah diiringi terjadinya kariogami dan meiosis pada basidium. Sedangkan basidium terletak pada bilah atau sekat pada tudung jamur dewasa yang jumlahnya banyak.
Dalam membudidayakan jamur tiram. Suwarno dibantu istrinya Ika Indrani (45). Untuk media budidaya yang dilakukanya adalah media tanam polybag yang disusun di rak-rak. Cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp500 ribu untuk mendirikan bangunan rumah budidaya atau rumah jamur.
Bahkan bahannya yang dipakainya pun cukup sederhana. Batangan bambu dikombinasi dengan tepas dan beratapkan daun nipa. Suwarno dapat mendirikan bangunan rumah budidaya dengan ukuran 5 meter x 10 meter. Di sana dibuat empat unit rak bertingkat berbahan bambu.
Untuk rumah budidaya yang telah mengisi rak-rak bertingkat. Suwarno cukup mengisinya dengan media tanam polybag yang telah diisi benih jamur tiram. Per media tanam polybag dibelinya Rp3.500 yang diperolehnya dari petani, yang khusus menjualnya. “Media tanam polybag, sudah ada yang menjualnya. Kita tinggal membeli serta membudidayakan tanaman jamur tiram,” bilangnya.
Biasanya media tanam ploybag berisi serbuk gergaji kayu yang terlebih dahulu dilakukan sterilnisasi (dikukus hingga suhu tertentu). Kemudian dimasukkan ke dalam plastik, kemudian diberikan benih jamur tiram.
Setelah seminggu, jamur biasanya akan terbentuk tubuh rumpun jamur dan sudah ada yang siap dipanen. Umur jamur dari “singit” atau bakal jamur sampai panen sekitar 3 hari. Ciri serta umur panen jamur tiram, adalah rasanya enak dan memiliki aroma yang baik jika dipanen.
Pendapatan Suwarno akan bertambah sekitar Rp1,5 juta per bulan. Pasalnya sekali panen dihasilkan jamur tiram sekitar 6 kilogram (kg) per tiga hari, dengan harga sekitarnya Rp25 ribu per kilogram. Meski harga jamur tiram mengiurkan, Suwarno belum berani menjual jamur tiram produksinya ke pasaran, karena terbentur dengan stok.
Sampai saat ini, jamur tiram produksinya hanya mampu menutupi pasar untuk wilayah lingkungan tempat tinggalnya. Itupun tidak mampu terpenuhi semuanya.
“Peminat jamur ini banyak. Hasil penjualan jamur tiram lumayan untuk menambah pendapatan keluarga,” paparnya.
Padahal permintaan jamur tiram untuk wilayah Lubuk Pakam cukup tinggi. Namun stok jamur tiram terbatas. Keterbatasan stok itu karenakan belum membudayanya usaha penangkaran jamur yang berwarna putih menyerupai tiram itu pada warga. (btr)
Siapkan Sarana produksi
Budidaya jamur tiram memiliki beberapa keunggulan dan kemudahan dalam proses budidayanya sehingga dapat dikelola sebagai usaha sampingan ataupun usaha ekonomis skala kecil, menengah dan besar (Industri).
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan budidaya jamur tiram ini, tahapan pemeliharaan atau penanaman jamur tiram meliputi persiapan sarana produksi dan tahapan budidaya jamur tiram. Tahapan ini merupakan proses budidaya jamur tiram dari mulai pembuatan media sampai proses pemanenan jamur tiram.
Pada dasarnya bangunan bisa memanfaatkan ruangan yang ada dalam rumah, biasanya bangunan untuk budidaya Jamur Tiram bangunan jamur terdiri dari beberapa ruangan, diantaranya:
1. Ruang persiapan
Ruang persiapan adalah ruangan yang berfungsi untuk melakukan kegiatan Pengayakan, Pencampuran, Pewadahan, dan Sterilisasi.
2. Ruang Inokulasi
Ruang Inokulasi adalah ruangan yang berfungsi untuk menanam bibit pada media tanam, ruang ini harus mudah dibersihkan, tidak banyak ventilasi untuk menghindari kontaminasi (adanya mikroba lain).
3. Ruang Inkubasi
Ruangan ini memiliki fungsi untuk menumbuhkan miselium jamur pada media tanam yang sudah di inokulasi (Spawning). Kondisi ruangan diatur pada suhu 22 – 28 derajat dengan kelembaban 60% – 80%. Ruangan ini dilengkapi dengan rak-rak bambu untuk menempatkan media tanam dalam kantong plastic (baglog) yang sudah di inokulasi.
4. Ruang Penanaman
Ruang penanaman (growing) digunakan untuk menumbuhkan tubuh buah jamur. Ruangan ini dilengkapi juga dengan rak-rak penanaman dan alat penyemprot atau pengabutan. Pengabutan berfungsi untuk menyiram dan mengatur suhu udara pada kondisi optimal 16 – 22 derajat C dengan kelembaban 80 – 90%. Peralatan yang digunakan pada budidaya jamur di antaranya, Mixer, cangkul, sekop, filler, botol, boiler, gerobak dorong, sendok bibit, centong. Jika ingin berhasil memang harus lengkap menyiapkan sarana produksinya.
Sumber: hariansumutpos.com
Langganan:
Postingan (Atom)