Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

Usaha Catering

 photo usaha_catering_zps3d58160f.jpg

Usaha catering tidak pernah surut seiring semakin beragamnya kegiatan masyarakat dalam memenuhi gaya hidup. Jasa catering dibutuhkan dalam beragam jenis pesta, pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari dari karyawan kantor, anak kost, keluarga sibuk, dll.

Bagi Anda Pecinta dunia kuliner dapat mengembangkan hobi Anda menjadi sebuah usaha Catering. Usaha ini dapat dimulai dari catering rumahan dengan membidik konsumen dari masyarakat kelas bawah dan menengah. Jika suatu saat modal dan manajemen usaha Anda sudah besar dan kokoh tentu dapat melangkah ke usaha catering dengan skala yang lebih besar dengan konsumen mulai dari kelas bawah sampai kelas atas. Sesuatu yang besar dapat dimulai dari sesuatu yang kecil.

Usaha catering tidak hanya dapat dijalankan oleh Anda yang pintar memasak, jika Anda tidak pandai memasak maka tentu dapat mempekerjakan tukang masak dalam menjalankan usaha catering Anda. Pemilik usaha catering dituntut untuk mengerti selera dan jenis-jenis makanan yang sedang digemari para konsumen .

Persiapan Membuka Usaha Catering

1. Persiapan Mental. Dalam memulai sebuah bisnis yang pertama kali dipersiapkan adalah mental, sebab untuk mengatasi hambatan yang nantinya akan datang diperlukan persiapan mental yang baik.

2. Tempat Usaha. Untuk usaha katering skala kecil dapat menggunakan rumah pribadi sebagai tempat usaha awal, jika usaha sudah berkembang lebih besar lagi tentu diperlukan lahan yang lebih luas dan memadai. Yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat usaha adalah memiliki area kerja yang cukup luas untuk dapur atau tempat pengolahan bahan atau makanan, memiliki fasilitas yang memadai (air, listrik, sistem pembuangan air yang baik) dekat dengan pasar, tidak mengganggu masyarakat sekitar.

3. Menentukan model usaha catering. Anda tentukan model produk dan layanan yang akan dipilih, misalnya catering prasmanan untuk pesta, catering rantangan, catering dalam kotak, atau catering menu khusus. Anda dapat mengamati keadaan masyarakat sekitar. catering jenis apa yang cocok dikembangkan didaerah sekitar Anda.

4. Menentukan standar resep andalan. Usaha catering Anda harus memiliki resep andalan yang khas dan menu-menu umum yang lainnya dengan cita rasa yang enak dan lezat. Sebelum memulai usaha Anda harus mengumpulkan aneka resep terbaik.

5. Membuat Perencanaan Usaha. Perencanaan usaha dibuat dengan tepat disertai dengan kegiatan survei untuk kebutuhannya agar ada patokan dan perbandingan yang sesuai perencanaan usaha yang dibuat.

6. Membuat Daftar Harga. Buatlah daftar harga dari setiap menu dengan membandingkan harga yang diberikan oleh pengusaha catering lain, sehingga daftar harga yang Anda berikan dapat bersaing dan usakan relatif terjangkau oleh konsumen kelas bawah dan menengah.

7. Pembukuan. Persiapkan buku pencatatan keuangan, jika Anda tidak menguasai pembukuan yang lebih detail lakukan pencatatan transaksi usaha Anda secara sederhana saja yakni hanya transaksi pemasukan dan pengeluaran. Persiapkan buku order dan kuitansi.

8. Mempersiapkan Sarana dan Prasarana. Persiapkan segala sarana pendukung operasional usaha catering Anda, seperti juru masak, karyawan, peralatan masak, peralatan untuk menyajikan, kendaraan, sampai kebutuhan promosi seperti brosur, kartu nama dan sebagainya harus disiapkan dengan matang.

Promosi dan Pemasaran

Untuk lebih mengenalkan usaha catering Anda kepada masyarakat, lakukan promosi secara intensif. Yang dapat Anda lakukan antara lain adalah sebagai berikut:
  • Menyediakan kartu nama.
  • Melakukan promosi via internet, karena lebih menjangkau banyak kalangan. Sertakan kelebihan produk catering Anda.
  • Media massa lokal. Promosi melalui jasa mereka seperti koran lokal dan radio akan cukup efektif.
  • Label. Sertakan nama, alamat dan nomor telepon usaha catering Anda disetiap kemasan seperti kardus, tissue, plastik, dll.
  • Dari mulut ke mulut. Tawarkan jasa catering Anda pada rekan terdekat Anda, keluarga, atau para tetangga.
Kunci Sukses

Dalam kegiatan proses memasak, usahakan untuk menjaga kualitas bahan baku dan kebersihan baik kebersihan peralatan produksi maupun tempat memasak. Hindari bahan baku yang membahayakan kesehatan, seperti pewarna makanan atau zat-zat pengawet. Sehingga masakan yang Anda hasilkan memiliki kualitas yang bagus, dan aman dikonsumsi konsumen.Perhatikan pula kualitas rasa semua masakan Anda. Jalinlah kerjasama dengan perkantoran, tempat kost, dan semua orang atau organisasi yang kemungkinan membutuhkan jasa catering. Sebagian dari nilai jual adalah harga, sebaiknya Anda perhitungkan dengan baik agar harga catering lebih murah, namun tetap mendapat untung. Jangan enggan untuk memberikan diskon, dan ramahlah kepada semua konsumen Anda.
Read More..

Jumat, 07 Februari 2014

Peluang Usaha Baru Modal Kecil Menjanjikan

Ditengah perekonomian yang tidak stabil serta angka pengangguran yang setiap harinya selalu meningkat. Memaksa setiap orang untuk merencanakan kembali cita – citanya untuk menjadi pegawai, hingga harus memutar otak mencari cara baru untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak tanpa harus menjadi seorang pegawai. Sulitnya keadaaan mendorong setiap orang menjadi lebih kreatif dalam membaca peluang usaha yang memiliki prospek bagus. Salah satu caranya dengan membuka peluang usaha sendiri menggunakan modal yang tidak besar.

Jenis usaha dengan modal kecil menjadi sasaran pelarian para pencari kerja yang belum juga memperoleh pekerjaan. Usaha dengan modal kecil menjadi pilihan utama mereka dikarenakan tidak semua orang dapat memperoleh pinjaman modal dengan jumlah yang besar. Hanya bermodalkan harta yang dimilikinya, seseorang dapat membuka peluang usaha yang sekiranya memiliki pasaran yang bagus.

Setiap orang ingin memiliki peluang usaha dengan modal kecil, dikarenakan banyaknya keuntungan yang akan diperoleh pemilik usaha tersebut dari peluang usaha ini. Antara lain  tidak memerlukan modal yang besar ( biasanya modal yang dibutuhkan kurang dari 5juta rupiah ), dengan adanya peluang usaha ini seseorang bisa memperoleh pengtinjauanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa harus berada dibawah tekanan dan ikatan seperti layaknya seorang pegawai perusahaan. Selain itu seseorang memiliki hak penuh untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya sesuai dengan gagasan ide yang dia inginkan, namun harus tetap berada dikoridor jalan yang benar untuk meningkatkan usahanya.

Peluang usaha modal kecil kini telah melimpah dan bertebaran di dunia nyata ataupun dunia maya, melalui internet kini setiap orang dapat memiliki peluang usaha serta memasarkannya. Contohnya saja usaha jasa pembuatan website, usaha bisnis ebook search engine, berjualan pulsa via internet, serta masih banyak lagi lainnya. Selain itu peluang usaha yang ada di dunia nyata misalnya saja peluang usaha berjualan pulsa dengan sistem conter berjalan, hanya bermodalkan Rp 100.000 sampai Rp 200.000 seseorang sudah dapat berjualan pulsa melalui ponselnya, peluang usaha camilan, berjualan aksesoris wanita, serta masih banyak contoh lainnya. Peluang usaha yang ada kini dapat dipasarkan produk usahanya melalui internet pula, dengan bantuan jualan via online mampu memperluas jaringan dan jangkauan pasar usaha. Sehingga sangatlah mungkin untuk memperoleh keuntungan yang besar hanya dengan usaha yang bermodal kecil.


Setelah mendengar banyaknya kemudahan dan keuntungan yang diperoleh dari peluang usaha dengan modal kecil.
Read More..

Senin, 09 Desember 2013

Cara Mengembangkan Usaha Jika Tempat Lokasi Sepi

Tadi malam saya sempat menulis dan posting tulisan Tips Merayu agar Pelanggan tidak Lari. Kemudian ada satu komen yang membuat saya berfikir harus menuliskan tulisan ini.

Komentar dari Mas Ibrahim sangat menarik, beliau bertanya bagaimana mengatasi saat bisnis lagi sepi pelanggan, sementara kita dituntut harus mengejar deadline hutang. Sebenarnya sudah lama saya ingin menuliskan artikel yang berkaitan dengan pertanyaan itu, namun entah mengapa selalu tertunda. Maka setelah membaca komentar itu saya kembali punya keinginan untuk menuliskannya.

Menjalani sebuah usaha tentu selalu ada resiko. Apapun usaha yang kita lakukan kita tidak bisa mengelak dari resiko tersebut. Besar kecilnya sebuah resiko tergantung juga dari usaha apa yang kita lakukan. Bagi saya yang seorang penjual, sepi pengunjung dan pembeli adalah resiko yang setiap hari harus siap saya hadapi. Tidak ada kata yang pas selain bersabar dan terus fokus pada usaha yang sudah kita jalani. Sambil terus berbenah dan belajar mencari cara apa yang paling tepat untuk dilakukan dalam masalah pelik.

Namun bersabar saja tidaklah cukup, karena memang ada sebuah target pendapatan yang harus kita terima setiap hari. Biaya hidup yang semakin besar, hutang barang dagangan dengan bos. Kontrak toko, tagihan listrik, air dan segalamacamnya, gaji karyawan bahkan setoran bank tiap bulan yang tidak boleh menunggak. Itu adalah pengeluaran rutin yang mau tidak mau harus dibayarkan.

Saya akan memberikan trik untuk mensikapi berbagai masalah tersebut.
Pertama, alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal.

Namun jika usaha kita terletak di tempat yang orang akan datang dengan sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.

Kedua, saya selalu memanfaatkan ponsel sebagai salah satu cara menarik pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.

Ketiga, dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan, bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang. Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat selektif untuk membeli. Barang-barang yang dirasa belum perlu akan ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko saja tentu akan merugikan.
Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang yang bersedia membawa barang dagangan saya ke luar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan barang-barang yang di jual ke luar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.

Keempat, usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak baik bagi usaha kita.

Kelima, fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri, segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan sudah menentukan berapa yang pantas kita miliki.

Keenam, berdoa adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.

Demikianlah trik menghadapi pasar yang sepi dari saya, tulisan ini saya buat atas pengalaman pribadi.

Sesungguhnya saya hanyalah seorang yang baru mulai belajar berbisnis. Sama sekali belumlah sukses. Namun setiap saat saya selalu mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru untuk memperlancar bisnis saya. Semoga bermanfaat. Dan kita kita bisa terus bertahan dalam kondisi seberat apapun. Selalu percaya bahwa setelah ada kesulitan itu ada kemudahan.

Sumber : http://ekonomi.kompasiana.com/marketing/2011/05/05/trik-menyiasati-saat-bisnis-sepi-pelanggan-362263.html
Read More..